29 Juni 2015

Akhirnya...

(sebuah puisi nggosu)

Akhirnya, semua akan tiba pada hari yang ngga biasa..
Aku datang terburu-buru sambil bawa buku,
Kalian, entah dimana.. mungkin bangun pun belum

Lari-lari aku dari parkiran, telat kubilang!
ternyata jam tanganku baru saja diutak-atik ibuku,
biar ngga telat katanya sering sekali begitu

Pada langkah gusar,
pada lantai selasar,
pada rapatnya pintu ruangan,
aku membatin; “dafuq, kunci pintu belum diambil”
lalu aku balik turun lagi, ke ruang umpet.. maksudnya umper
kunci kuambil, SIM kutinggal.. untuk jaminan.... macam mau nyewa PS3 saja

PPT belum kubuka ketika penguji datang
tidak gugup kubilang, hanya laptopnya yang minta dibakar.. lambat sekali

Semenit, dua menit, sejam, hampir dua jam..
masih berlangsung tukar pikiran, adu pandangan, dan sesekali ku tersenyum sopan,
bukan apa-apa, senyuman adalah jawaban terakhir ketika kata-kata sudah habis
untuk menjawab peliknya pertanyaan.. hehehe.. hehehe.. hehehe..

Pada akhirnya waktu habis juga,
entah karena sudah cukup,
atau pertanyaan sudah habis diajukan,
atau penguji sudah bisa menyimpulkan,
atau memang sudah tidak ada harapan..
wallahu’alam

pagi itu,
aku ujian..
akhirnya..
ujian skripsi.....
skripsi....
skrip..... ah..

bye skripsi
(29 Juni 2015)


Koncokenthel tapi dendam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar