6 Agustus 2014

dibuang sayang: Testimoni Terakhir Kabid MJ 2013

Saya sempat shock ketika pertama kali diminta untuk jadi kabid JI selanjutnya, awal 2013. Bukan apa-apa, saya hanya merasa tidak pantas untuk diberi kepercayaan setinggi itu, apa iya saya bisa?..

Sebenarnya mudah saja untuk berkata “tidak” waktu itu, lebih banyak alasan untuk menolak daripada mengiyakan. Tapi apa iya pantas untuk saya menolak permintaan tersebut. Ketika seorang anak diminta bantuan untuk ikut meneruskan perjuangan membangun rumahnya sendiri, padahal dia tinggal setiap hari disana.

Dan saya, dengan segala kekurangan dan niat untuk belajar pada akhirnya mengiyakan permintaan jadi kabid (waktu itu masih JI) oleh ketua HMPG 2013, Jay. Ujian pertama bagi saya adalah tantangan untuk mengubah nama JI menjadi MJ (media dan jaringan), tidak mudah untuk melakukan prosesi pergantian nama tersebut.

Disamping tanggung jawab yang lebih besar sebagai pioner, luasan cakupan bidang yang juga lebih luas membuat beban “menjadi kabid” terlihat semakin berat saja.

Tapi, pada perjalanannya beban berat itu menjadi benar-benar hanya “terlihat” saja.

Pada kenyataannya beban yang semula terlihat berat terbagi dan terpikul bersama-sama oleh teman-teman saya di MJ; Susan, Gilang, Rohmad, Anesia, Hatece, Riri, Nitya, Lila, Kartika ditambah adek-adek magang; alif, sartika, alfath, membuat beban yang pa-da awalnya terlihat berat dan mustahil untuk dikerjakan sendirian menjadi pecahan-pecahan obrolan ringan, candaan-candaan yang mengisi hampir 80% setiap kumpul rutin, juga diskusi-diskusi sok serius me-nentukan pembagian tugas untuk kegiatan selanjut-nya.

Dan salah satu hasilnya adalah majalah yang sedang anda pegang ini.

Buat kalian yang namanya tertulis diatas, saya tidak punya kelebihan apa-apa dibanding kalian. Yang saya punya hanyalah tanggung jawab yang lebih besar untuk HMPG sebagai kabid.

Bagi saya kalian bukan hanya penopang saya, yang hanya saya butuhkan bantuannya untuk membantu beban saya. Persetan dengan beban saya sebagai kabid, karena itu memang tanggung jawab saya sendiri. 
Keberadaan kalian lebih dari itu.

Keberadaan kalian di MJ dan di HMPG adalah bukti nyata. Bahwa nyatanya tidak hanya saya saja yang jatuh cinta pada almamater kita. HMPG.


(dimuat di GEOMAGZ edisi terakhir 2013)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar