19 November 2013

Pagi Ini Hujan

Tadi pagi hujan, seperti biasanya, hujan pasti turun air dari langit.. (abaikan ini)

Tapi tidak seperti biasanya, hujan ini turun saat saya baru mulai membuka mata dari tidur saya. Ya, tidak seperti biasanya.. Entah kenapa, hujan dipagi hari, tidak seperti biasanya..

Bagi sebagian orang hujan dipagi ini mungkin hanyalah salah satu gangguan untuk memulai rutinitas lagi. Tapi, bagi orang selo (nggak ada kerjaan) seperti saya, hujan tadi pagi lagi-lagi membuat saya berpikir.

Ketika saya baru bangun tadi, saya ke belakang rumah, rencana mau langsung mandi. Tapi diluar saya lihat tetesan gerimis hujan ditanah, berulang-ulang.. langit masih mendung, udara juga dingin. Tidak seperti biasa, jalan raya didepan rumah yang biasanya riuh pagi tadi lebih tenang. Saya memutuskan untuk menunda mandi pagi saya, "terlalu sayang dilewatkan" pikir saya saat itu.

Disadari atau tidak melihat hujan membawa kita pada suatu keadaan dimana kita mulai berpikir, mengingat hal-hal yang sudah dilalui, setidaknya bagi orang-orang nggak ada kerjaan (iya, seperti saya).. Mungkin belum ada teori yang menjelaskan mengapa ini bisa terjadi (mungkin). Tapi bagi saya semua ini disebabkan karena pada saat hujan suara-suara yang biasanya ada dan mengganggu dibungkam oleh suara hujan, tenang.. dan dunia yang ada didepan mata kita yang biasanya sibuk, lalu-lalang, hiruk-pikuk menjadi lebih tenang. Dan waktu seolah-olah membeku karenanya. Dan ketika yang lain terasa beku dan tidak beraktivitas, kita merasa cuma diri kita yang ada (lebih ekstrimnya hidup), diam, melihat, mendengar, berpikir, berimajinasi.. sendiri..

Dan pagi ini hujan..
meski saya tidak bisa menemukan korelasi antara hujan pagi ini dengan urgensi saya harus menulis diblog, saya tidak merasa hujan di pagi ini sebagai sesuatu yang biasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar