21 Desember 2012

Tentang AYAH


1. dia selalu membanggakan anaknya, bahkan sejauh apapun anaknya berbeda dengan mimpi-mimpi dan keinginannya dulu.

2. dia selalu memberikan kesempatan kepada kita untuk menang dalam sebua permainan. Tetapi saat kita dewasa, dia tidak ingin kita memberikan kesempatan padanya untuk menang atas kita.

3. dia mungkin tidak cukup tahu atau berilmu seperti kita, tetapi dia memiliki banyak pengalaman hidup yang selalu kita nanti-nantikan ceritanya.

4. dia mungkin tidak mengajarkan banyak hal, tetapi dia mengajarkan beberapa hal yang sangat kita butuhkan.

5. dia pasti ingin anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya, menghadapi lebih sedikit kesulitan, dan lebih tidak tergantung pada siapapun, tapi dia berharap anaknya akan selalu membutuhkan kehadirannya.

6. suatu waktu dia membiarkan anaknya terjatuh dan tidak membantu berdiri lagi. Agar anaknya tau, ketika dia sudah tidak ada dan tidak bisa membantu, anaknya sudah terbiasa bangkit dan berdiri sendiri ketika jatuh.

7. dia hampir tidak pernah ada dalam album foto keluarga, karena dia yang memotretnya.

8. jangan sedih saat dia menolak ajakanmu untuk bermain bersama! Karena dia seseorang yang selalu menepati janji, mungkin dia sudah berjanji pada temannya untuk membantu pekerjaan temannya.

9. dia punya banyak rencana dan keinginan saat kita lahir, tetapi dia akan selalu merevisi rencana tersebut  seiring kita tumbuh besar dan menjadi diri kita sendiri. Ya, pada akhirnya rencananya menjadi kata “asalkan itu yang akan membuatmu nyaman”.

10. dia mulai melepaskan roda kecil di sepeda mini kita saat kita berkata “aku masih belum bisa”. Dan dengan penuh keyakinan dia akan berkata “kamu akan bisa setelah mencobanya!”. Dia membiarkan kita melakukan apa yang kita takutkan agar kita berani keluar dan menghadapinya.

11. mungkin dia bukan lawan bicara yang baik, lawan bermain yang menantang, atau lawan berdebat yang seru. Tapi dia adalah sahabat seumur hidup.

12. dia akan mengangkat kita, membiarkan kita duduk dibahunya, dan memberi kesempatan pada kita untuk melihat yang ada dalam suatu karnaval. Dan dia akan sangat senang saat kita menceritakan apa yang kita lihat, karena dia tidak sempat melihatnya.

13. dia mungkin hanya akan menyalami saat kita akan pergi jauh untuk waktu yang lama. Karena kalau dia memeluk, mungkin dia tidak akan bisa melepaskannya.

14. kita belum pernah melihatnya menangis, karena mungkin dia hanya menangis saat kita baru lahir.

15. dia akan mengingat-ingat masa sekolahnya dulu dan mungkin menyesalinya, ketika dia tidak bisa membantu kita mengerjakan PR.

16. mungkin ibu kita yang sering menelepon saat kita belum pulang lewat jam 12 malam, tetapi dia-lah yang selalu mengingatkan ibu untuk menanyakan keberadaan kita.

17. saat dia berkata “TIDAK” terhadap apa yang kita minta, sebenarnya saat itu dia sedang menahan gejolak batin yang hanya dirasakannya sendiri.

18. dia mungkin tidak tahu jawaban dari segala sesuatu yang kita tanyakan, tapi dia akan bersemangat membantu kita mencarinya.

19. mungkin dia sering berkata “maaf, ayah tidak bisa membelikanmu itu, ayah tidak punya cukup uang..” dia berkata demikian sambil menyesal. Saat itu dia pasti merasa telah gagal membuat anaknya tersenyum.

20. sorot matanya selalu berkata “ingatlah waktu-waktu terbaik yang sudah kita lalui, kau akan bangga karena kau pernah mengenalku, karena mungkin aku adalah batu pijak untuk lompatan-lompatan besar dalam mimpi-mimpi yang pernah kau ceritakan”.

21. tidak ada ayah yang sempurna, tapi cinta ayah selalu sempurna kepada anaknya.



“dia” adalah AYAH, pemilik cinta yang terabaikan.



beberapa video tentang cinta AYAH kepada anaknya yang saya temukan di youtube,  cukup menyentuh;


Tidak ada komentar:

Posting Komentar