27 Desember 2012

Hal-Hal Yang Hanya Ada di JOGJA...


Walaupun saya orang jogja asli, lahir, besar, dan terlanjur  ganteng dijogja, pokoknya ngapa-ngapain di jogja. Tapi, kalau ditanya apa-apa soal jogja, apapun soal Jogja, saya blank.. nggak tau apa-apa..

Ya, tapi nggak gitu-gitu juga kali ya. Saya masih ada sedikit pengetahuan tentang jogja, kota saya. Mungkin agak lumayan banyak juga. Seperti misalnya; di jogja ada Keraton, ada tugu Jogja, ada Malioboro, ada Alun-alunnya, ada andongnya, ada rel keretanya, ada perempatannya.. kan, banyak kan.. *pasang muka pengen digampar bolak-balik*

Tapi, selain itu. Sebenarnya ada banyak hal yang khas, yang hanya ada dan hanya bisa ditemui di Jogja. Atau paling tidak yang di kota lain jarang ditemui.

Dan, inilah beberapa hal yang menurut saya hanya ada atau paling banyak ditemukan di Jogja:

1. ANGKRINGAN

 
ini kalau di Jepang namanya.... oke, google translate lagi error, saya nggak tau 


Mungkin nggak hanya di Jogja juga sih, selain di Jogja, dimana-mana juga ada. Bahkan Angkringan sendiri menurut sejarahnya berasal dari Klaten. Tapi, tetep ya, yang paling terkenal, Jogja adalah pusat angkringan.

Yang belum tau, angkringan adalah semacam warung tenda yang ada dipinggir jalan. Yang beda dan menjadikannya unik, segala makanan yang di jual harganya nggak ada yang lebih dari Rp 5000-an. Nasi bungkus kecil (disebut juga nasi kucing) saja rata-rata hanya seharga Rp 1000.

Angkringan sendiri adalah istilah khas bahasa jawa yang berarti “nangkring” yang artinya duduk dengan posisi salah satu kaki lebih tinggi dari kaki yang lainnya. Padahal dalam budaya jawa, cara duduk seperti itu dianggap tidak etis dan tidak pantas, apalagi sambil makan. Tetapi, di warung angkringan yang memang sangat longgar dan tidak terpaku norma kesopanan, makan sambil duduk nangkring justru menjadi identitas tersendiri.

Maka dari itu banyak yang mengatakan kalau angkringan adalah simbol interaksi semua kalangan tanpa batas status sosial ataupun perbedaan lainnya. Mulai dari kalangan bawah; tukang becak, tukang parkir, pekerja, pelajar, mahasiswa atau penjual angkringan itu sendiri sampai kalangan diatasnya; pejabat, pekerja kantor, kerabat keraton, atau turis. Interaksi tersebut bisa kita nikmati dan rasakan  hanya saat kita berada di angkringan. 

2. WARUNG BURJONAN

padamu burjoo.. jiwa ragaa, kaamiii.. *mengheningkan cipta mulai*

Ini adalah warung makan, hampir mirip dengan angkringan sih. Bedanya burjonan nggak pakai tenda, tapi di indoor. Tapi sama-sama murah soal harga makanannya. Menunya biasanya yang simpel-simpel macam mi rebus, nasi telor, nasi ayam, bubur kacang ijo, bubur ayam, dan lain sebagainya.

Nah, burjonan sendiri biasanya ada di sekitar komplek atau kampung yang banyak kos-kosannya. Ya, pemilik burjonan sudah tau, kalau pikiran mahasiswa-mahasiswa nggak jauh-jauh dari ideologi “makan murah, yang penting kenyang sepanjang hari”. Intinya, dimana ada kos-kosan dan kontrakan mahasiswa, disitulah terdapat burjonan bertebaran. 

3. ADA MACAM-MACAM KOMUNITAS SEPEDA

 
oke, saya ngaku, di foto ini ada saya, makanya kelihatan bersinar-gimana-gitu ya..

 sarana khusus pesepeda.. (cuma di Jogja)

sarana khusus pesepeda.. (cuma di Jogja) II

Ya, di kota lain mungkin banyak juga komunitas sepeda. Tapi di jogja, komunitas isepedanya itu macam-macam. Ada komunitas sepeda onthel (sepeda tua), sepeda lowrider, sepeda tinggi, sepeda lipat, sepeda MTB, sepeda fixie, sepeda jengki, sepeda BMX, sepeda-sepedaan, ada komunitas yang nggak menentukan jenis sepeda apa untuk komunitasnya, jadi asalkan punya sepeda bisa bergabung. Sampai kounitas perusak dan pembenci sepeda pun juga ada, jadi kalau mereka melihat sepeda dijalan, mereka akan sangat bernafsu untuk menabraknya.

Ya, Jogja adalah kota pesepeda. Tanpa harus ada car free day, tanpa harus ada kebijakan melarang kendaraan bermotor. Pengendara sepeda tetap banyak ditemukan di jalanan Jogja. Karena di Jogja, semua pesepeda itu bersaudara. Untuk lingkungan yang lebih baik, mari bersepeda!! 


4. MAHASISWA BERTEBARAN

 

Ya, sebagai kota pelajar, di Jogja selain ada banyak Universitas atau perguruan tinggi. Secara otomatis juga ada banyak mahasiswa bertaburan disegala penjuru Jogja. Jadi nggak heran sih, kalau di setiap gang atau kampung ada kos-kosan, ada burjonan, ada angkringan, ada fotokopi-an, ada laundry-an, dan ada mahasiswa kelaparan.. *ups*

Dengan banyaknya mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia ini, maka Jogja juga sering disebut miniatur Indonesia. Kalau kita mau nyari atau meneliti. Pasti dari Aceh sampai Papua, pasti ada anak muda perwakilannya yang kuliah di Jogja. Kalau nggak percaya, ya coba buktikan aja.. hehehe


 
ini adalah makanan kebangsaan mahasiswa (terutama anak kos)

5. BANYAK STREET ART-NYA





 tuh kan.. di Jogja memang nyeni banget!

Jogja adalah kota seniman. Mungkin sudah banyak yang mempercayainya. Tapi, selain itu. Di jogja di setiap sudut jalannya juga banyak hasil karya seniman jogja-nya yang dipajang. Kalau ditelusuri, memang ada banyak mural, grafiti, atau poster. Tujuannya, selain untuk memanfaatkan ruang kosong yang ada dan untuk menghindari aksi vandalisme yang kebanyakan malah merusak. Akhir-akhir ini street art juga dijadikan sebagai media kritik terhadap pemerintah.

6. ADA SARKEM-NYA!!

salah satu destinasi wisata utama JOGJA!!


Ini cuma ada di Jogja. Dan hampir bisa dipastikan juga, setiap warga Jogja pasti tau tempat yang namanya SARKEM. SARKEM adalah nama kampung yang ada di utara Malioboro. Singkatan dari “Pasar Kembang”, tapi anda akan kecewa kalau anda kesana untuk mencari pasar yang jualan kembang. Walaupun namanya Pasar kembang, tapi didaerah itu tidak ada pasar yang jualan kembangnya, bahkan satu toko kembang pun tidak ada. Namanya “Pasar Kembang” tapi tidak ada yang jualan kembangnya. Sangat unik sekali..

Ya, ini adalah semacam strategi pemasaran suatu tempat tujuan wisata. Jenius sekali bukan? jadi buat anda yang penasaran dengan “Pasar Kembang” yang disana tidak ada toko kembangnya, silakan berkunjung!! Anda akan menemukan sendiri jawabannya. Karena Jogja adalah keindahan, wahai saudaraku..

7. ADA TUGU JOGJA NYA

nggak ada di tempat lain!!


Ya, di tempat lain nggak ada. Nggak ada yang menentang kan??! Berarti saya tidak mengada-ada. TUGU JOGJA HANYA ADA DI JOGJA.. NGGAK ADA DI TEMPAT LAIN! kalo nggak percaya, coba aja ke TOKYO, BUKTIKAN, PASTI DISANA NGGAK ADA TUGU JOGJA!!

By the way (oleh sang jalan) beberapa waktu yang lalau tugu Jogja sempat di renovasi dan di perbaiki, hasilnya.. tugu Jogja jadi tambah keren!! kalau nggak percaya ini foto nya:

tugu JOGJA yang terlanjur keren + seorang pria yang terlanjur sangar.. kolaborasi yang ideal!


Nah, yang diatas itu adalah versi saya.. mau info yang lebih bermutu dan lebih banyak tentang JOGJA?? kunjungi saja  www.yogyes.com/id/

karena JOGJA adalah sarkem  keindahan..

4 komentar:

  1. ha ha,,postingan yg istimewa untuk Jogja yang benar-benar istimewa...good wisnu!!

    BalasHapus
  2. hehe, terimakasih kakak, jogja memang istimewa, klo postingan ini, entahlah :D

    BalasHapus
  3. lagi googling 'makanan yang hanya ditemukan di yogya' eeeh malah nyasar ke blog ini :D walaupun ga nemu yang aku cari, tapi baca blog mu menghibur banget. bikin ketawa XD maturnuwun yaa :D

    BalasHapus