18 November 2012

Curhatan Sesat Tentang nge-Blognya Gembel (part 1)


Pertama-tama, bagi yang sempat tersesat atau nggak sengaja terdampar di blog ini. Lalu tanpa sopan santun bertanya: situs macam apa ini? apa-apaan ini, ada gembel cederung gila bisa punya blog? atau bahkan ada pertanyaan; ini internet lagi nggak error kan? kok di internet muncul link absurd seperti ini?

ini adalah blog saya.. saya Wisnu Putra Danarto, 20 tahun, laki-laki, WNl, mata kanan minus 3

ya, saya memang mantan atlet badminton

saya mulai ngeblog sejak pertengahan bulan februari tahun ini, pas pertama selesai baca komik kambing jantan #2 nya Raditya Dika. Padahal dulu pas peertama saya baca kambing Jantan versi buku dan komik #1 nya saya nggak ada pikiran sama sekali buat serius nulis dan mempublikasikan tulisan..

Sebenernya perjalanan ngeblog saya ini nggak mulus-mulus banget, nggak lancar-lancar juga.. Dimulai dari menemukan kenyataan bahwa di bulan pertama blog saya ini muncul, baru 20 an visitor yang sempat nyasar kesini. Waktu itu saya sempat hampir putus asa, antara mau tetap nulis di blog atau mau membakar komputer saya.

Tapi setelah saya lihat-lihat blog teman, dan baca-baca cerita di blog-blog yang sudah tingkat dewa, saya jadi sadar.. memang benar, dimana-mana yang namanya baru merintis dan belum berpengalaman, pasti banyak menemukan kesulitan. Hampir mirip saat kita mau buka usaha tambal ban. Harus tetap tekun dan konsisten pada mimpi awal. Apapun halangannya.

Pada perjalanannya semakin banyak saya mosting, semakin banyak saya nulis. Sebenarnya juga belum terlalu banyak visitor juga sih. Traffic saya masih berkisar pada maksimal 2 visitor per hari, itu sudah termasuk saya sendiri yang sering buka-buka blog sendiri (ciri-ciri blogger gagal). Sampai pada satu waktu dimana saya mosting tentang tips-tips buat menghindar dari kuliah kartografi, saat itu postingan itu saya share di grup fb kelas, dan hasilnya traffic hari itu cukup membuat saya speechless, 30 visitor di hari itu!! Tapi setelah hari itu, kembali ke keadaan semula, 2 visitor perhari.. -_-“

Saya menemukan pencerahan, kalau ingin blognya di baca dan dibuka orang lain, harus pintar-pintar menshare ke media-media sosial lain macam fb, twitter atau google+. Mulai saat itu, saya beranikan untuk promosi blog saya walaupun isinya nggak terlalu bermanfaat lewat grup-grup fb, lewat chat dengan teman, lewat twitt juga.

Baru ketika saya nulis postingan tentang ultras, jumlah visitor yang masuk perhari naik jadi berkisar antara 5-8 visitor. Dan mayoritas yang dibuka adalah postingan tentang ultras itu. Sampai sekarang visitor postingan ultras itu yang paling banyak, sekitar 2200 an. Saya menemukan pencerahan lagi. Kalau mau jumlah pengunjung dan pembaca banyak, tulisan kita harus bersifat umum dan bisa dibaca berbagai segmen.

Memang sih, di blog saya (yang saya sebut dunia saya) nggak ada hal-hal menarik atau ada sesuatu yang spektakuler.. di “dunia saya” ini juga nggak ada elang atau naga terbangnya, yang bisa ditumpangi saat kita terpaksa melawan monster atau mau beli obat di apotek, nggak ada cewek-cewek Korea-nya juga. At all biasa-biasa banget lah..

nggak seperti blogger-blogger pinter kebanyakan yang baru bikin blog, tiga bulan kemudian langsung naik haji atau naik kapal pesiar. Ya, sudah bisa ditebak kalau blogger-blogger serius tersebut menjadikan blog mereka sebagai tempat untuk berbisnis atau mencari keuntungan. Dan itu hal yang sangat biasa dalam dunia blog. Mereka menawarkan produknya di blog, mereka menarik pengiklan untuk mau beriklan di blog mereka. Otomatis pendapatan mereka semakin banyak.

Dan menurut hasil pengamatan saya, setidaknya ada tiga fokus yang biasanya di pegang oleh seorang blogger saat mereka membuat blog pertama kali:

1. pertama, menjadikan blog mereka sebagai lahan untuk mencari keuntungan dengan iklan-iklan dan ditambahi postingan populer atau berita berita terkini agar banyak pengunjung yang datang.

2. yang kedua, menjadikan blog sebagai sarana untuk membagi-bagikan ilmu bermanfaat dan sebagai tempat penyimpanan jurnal, karya, dan artikel ilmiah. Biasanya dilakukan oleh seorang guru, dosen, pendidik, atau motivator. Tapi diluar yang saya sebutkan ini, lebih banyak lagi orang-orang yang senang membagi-bagikan pengetahuan.

3. Atau yang ketiga, menjadikan blog nya sebagai tempat bercerita, tempat mencatat dan menulis hal-hal berarti yang dianggap terlalu sayang untuk sekedar dilewatkan begitu saja.

Dan saya memilih yang ketiga. Karena bagi saya, setiap orang dalam setiap waktu di hidupnya, menghasilkan perjalanan yang pasti menghasilkan banyak hal khusus yang tidak mungkin untuk dilupakannya. Sebagian dari mereka ada yang menceritakannya kepada orang lain. dan sebagian yang lain merasa perlu mencatatnya. Sekedar sebagai penanda  mereka pernah menjalani hal absurd bernama “kehidupan” dan pernah melakukan sesuatu di dalamnya. Untuk dicatat.

Karena cerita dalam ucapan pasti akan mudah dilupakan dan berlalu, tetapi cerita yang dicatat akan selalu ada dan tersimpan abadi..

Idealiss sekali............. --_ _ _ _--“

By the way (baca: dengan sang jalan) sengaja judul postingan ini ada embel-embel “part 1”-nya. Biar nanti curhatan sesat ini bisa diterusin. Tapi yaa nggak tau juga sih, kalau nanti tiba-tiba saya direkrut Real Madrid dan jadi males nerusin “part 2”-nya karena terlalu sibuk, motong rumput..  gampang, tinggal hapus aja kata “part 1” dari judul diatas.. hehehehe

Tidak ada komentar:

Posting Komentar