31 Juli 2012

Ramadhan Kali Ini.....


Akhirnya ketemu lagi dengan bulan ramadhan (santai sih, ngomongnya seakan-akan belum telat) padahal sudah memasuki sepuluh hari kedua *hajar saya*..

Bulan Ramadhan memang selalu ditunggu dan dirindukan oleh sebagian besar umat Islam di dunia (kecuali buat orang yang punya warung makan atau bisnis makanan, tentunya). Karena memang bulan ini paling spesial dibanding bulan-bulan lain dikalender Islam *gitu kata pak Ustadz*.

Foto spesial bulan ramadhan, masih dengan rambut yang tetap gak bisa sopan *lurusin peci*

Kalau bagi saya spesialnya bulan Ramadhan ini simpel sebenarnya, yaitu: pertukaran jadwal makan dan tidur: “KALAU PAS HARI BIASA KITA TIDUR MALAM DAN MAKAN PAS SIANG. TAPI KALAU PAS PUASA, KITA MAKAN DI MALAM HARI TERUS TIDURNYA DI SIANG HARI”. Begitulah kira-kira teori yang saya kutip dari pendapatnya Albert Einstein.

Oke, bulan Ramadhan ini sedikit beda dengan bulan Ramadhan tahun-tahun kemarin. Tahun ini sepertinya jadi bulan Ramadhan yang paling “meng-error-kan” bagi saya (entah mengerrorkan itu bahasa apa). Soalnya Ramadhan ini sedang banyak-banyaknya kerjaan dan hampir deadline semua (sok sibuk, padahal pekerjaan utama: tidur siang) juga Ramadhan ini benar-benar sepi buat saya tanpa... ah sudahlah, sudah pernah saya ceritakan dipostingan yang ini.

The things is, memang benar kata pak Ustad (lagi) kalau di bulan Ramadhan kita ditempa dan diOSPEK supaya jadi lebih kuat dan lebih bertawakal dibulan-bulan selanjutnya sampai kita diijinkan untuk ketemu lagi di bulan Ramadhan berikutnya. Semoga benar.

Btw, ngomong soal OSPEK, saya gak jadi panitia OSPEK. Sedih sih iya, gak bisa jadi kakak-kakak senior yang sok cool dan sok tegas (padahal kencing masih sembarang tempat). But, kerjaan lain aja masih banyak, masih mikir OSPEK. Ada hikmahnya juga ding, dengan tidak jadi panitia OSPEK ini, mungkin saya bisa jadi lebih khusyuk untuk puasa (dan mencari takjilan gratis).

Seperti yang sudah saya tulis diawal, bulan Ramadhan adalah satu bulan yang paling dinanti oleh sebagian besar umat Islam, termasuk saya. Dan berikut ini saya coba membuat list hal-hal yang hanya ada dibulan Ramadhan menurut saya (yang selain subyektif juga gak ada positif-posotifnya):

      1. Wisata kuliner (dari masjid ke masjid)
 Atau istilah sopannya, nyari takjil gratisan pindah-pindah, biar tidak diapali sama jamaah di masjid.

     2. Kumpul di masjid semalaman untuk ronda sahur keliling kampung
Ini adalah kegiatan favoritnya anak muda yang peduli dengan masyarakat sekitar. Sama seperti kegiatan-kegiatan lain, untuk ikut ronda sahur juga harus memenuhi beberapa persyaratan yang ditetapkan, yaitu:
1.  Peduli pada masyarakat sekitar, tanpa kepedulian mereka mungkin tidak akan mau untuk begadang dan teriak-teriak keliling kampung.
2.  Pengangguran, begadang sepanjang malam jelas akan memforsir tubuh. Dan siang hari adalah waktu yang pas buat tidur. Tidak ada yang bisa melakukan hal ini sesempurna kaum pengangguran.
3.  Jomblo, kalau yang ini sih seharusnya sudah jelas (bagi kaum fakir asmara) tanpa harus dijelaskan panjang-panjang...
 Itulah sebabnya saya adalah peronda sahur nyaris senior dikampung saya.

3. Perang mercon dijalan sesudah sholat Subuh
Ini mungkin brutal dan mulai jarang dilakukan. Tapi sumpah dijaman kecil dulu, perang mercon seperti ini paling favorit dikalangan anak-anak g4ol dan ingusan seperti saya. Setiap selesai sholat Subuh jamaah, tanpa menunggu selesai kultum, langsung lari ke jalan raya dan bergabung dengan keramaian untuk melaksanakan tugas suci ini (perang), ya dulu saya memang hina.

4. Gowes atau jalan-jalan sesudah sholat Tarawih
Rasanya setelah selesai Tarawih akan sayang banget kalau hanya langsung pulang kerumah. Kecuali buat yang masih belum buka atau masih nyimpen makanan dirumah. Setelah Tarawih dan Tadarusan pasti kan rame di sekitar masjid-masjid atau di jalan-jalan komplek dan kampung, nah sambil gowes mata siap untuk dicuci.

5. Ngemodus
Bagi yang jomblo atau lagi LDRan, pasti pernah ngalami hal ini dalam rangka usaha buat mencari cewek baru yang bisa ditipu ditaklukan. Dan ngemodus dibulan Ramadhan adalah momen yang sangat baik untuk melakukan segala usaha tersebut, beberapa modus kaum fakir asmara adalah:
1. Ngajak Tarawih bareng gebetan, selain pulang-pergi yang pasti bareng, syukur-syukur kalau disuruh mampir buat buka bareng dirumah atau dikosnya, lumayan bisa ngirit makan.
2. Sok-sokan ngajak tadarusan bareng, walaupun skill membaca Al-Qur’an setara dengan kura-kura tua (lambat banget) bisa dipastikan 90% kaum jomblo akan melakukan modus seperti ini.
3. ngajak ngabuburit bareng, kalau yang ini mungkin sudah umum banget dilakukan.

Nah itu beberapa hal yang menurut saya hanya ada di bulan Ramadan dan pasti selalu ditunggu-tunggu kedatangannya. Selain beberapa hal diatas, tentu saja masih ada banyak hal positif yang hanya kita temui di bulan Ramadhan. Emang otak saya aja yang cuma bisa mengingat hal-hal tadi.

Sekian dari saya, akhir kata, Wabila hi taufik wal Hidayah, Wassalam mu'alaikum warrahmatulloh hiwabarakatuh..

NB: jangan lupa minum Extra Joss sehabis makan siang, agar puasanya tetap kuat sampai akhir..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar