22 Maret 2012

Studi Tentang Kasus Bunuh Diri Remaja

Dear,, dude, selamat sore.. kali ini saya mau sedikit ngobrol atau berbagi tentang beberapa alasan mengapa sebagian remaja melakukan aksi bunuh diri, bahasa jawanya SUICIDE. Memang sih agak-agak aneh seorang mahasiswa  gembel bisa mbahas masalah-masalah kayak gini. Apa pentingnya buat seseorang (gembel) yang untuk makan aja sulit, atau motivasi apa yang mendorong saya buat mbahas masalah ini.. mumpung belum salah paham, saya mau bilang: ini gak ada hubungannya dengan status jomblosekarat-saya  ini, sekali lagi ini GAK ADA HUBUNGANNYA DENGAN PREDIKAT JOMBLOSEKARAT..

Jadi kalau sekarang teman-teman baca judul postingan ini lalu berpikir macem-macem kalo ini adalah semacam suicide note (catatan bunuh diri) atau postingan pamitan saya sebelum memutuskan buat nyeduh Baygon cair campur kopi atau ngemil racun tikus karena frustasi sudah terlalu lama jadi JOSER.. itu SALAH BESAR saudaraku! Dan kalau besok pagi ada satu teman atau bahkan detik.com memposting berita bahwa telah ditemukan sesosok ganteng mengambang di jamban akibat overdosis air minum kemasan, ITU BUKAN SAYA!! ya.. pasti tau alasannya, belum ada sesosok gembel yang sudah mati-pun masih di bilang "ganteng"..

Sekali lagi, gak ada dalam kamus hidup saya bahwa jadi jomblo terlalu keren lama bisa menggoyahkan iman seorang anak muda baik-baik seperti saya.. *prok prok prok*
 
Buat saya setiap masalah atau persoalan, sejak dari awal masalah itu muncul pasti ada satu celah untuk menyelesaikannya. Seberat dan serumit apapun masalah kita, akan lebih mudah untuk diselesaikan kalau kita mau berbagi dengan orang lain, istilah lokalnya sharing.. yap, itulah gunanya kita punya teman, sahabat, orang tua, saudara, om tante, nenek, tetangga, atau mas-mas angkringan langganan. Kalau kita memang lagi ada masalah, kita bisa cerita atau curhat, pasti mereka sangat mau kalau sekedar untuk mendengarkan, syukur-syukur bisa memberi solusi atau jalan keluar dari masalah kita.

Tadi sore saya mencoba melakukan penelitian kecil-kecilan dan gak penting buat menganalisa faktor-faktor apa saja yang menyebabkan remaja-remaja ini nekat untuk melakukan bunuh diri. Sumbernya didapat dari berbagai portal berita dan situs-situs psikologi, entah apa artinya psikologi ketua PSSI juga tak tau..

Dan penelitian ini sengaja kuberi judul dalam bahasa inggris, biar gampang masuk jurnal ilmiah internasional.... yaituu uuu uuu:
Discourse of Joint Activity Negativennes Commonly Ordinary Knowledge Teenagers Habbits In Suicide.. disingkat jadi = DJANCOK THIS!..
diartikan secara kacau: “Studi Kasus Tentang Bunuh Diri Remaja: Dengan Metode Pendekatan Pada Aktivitas Negatif Khusus Dalam Pengetahuan Umum”.

 Penelitian ini dilakukan dengan cara survey dan menyebar angket dengan metode sampling (entah apa artinya sampling) yaitu mewawancarai sumber yang pernah melakukan atau terlibat masalah ini. Jadi, saya mendatangi dan mewawancarai orang-orang yang sudah mati dikuburan, karena tema penelitian saya adalah “Bunuh Diri”. dan berikut ini komentar dari beberapa tokoh terkenal mengenai penelitian fenomenal ini:

“Wow, penelitian yang fantastis, saya sudah tidak sabar untuk berhadapan dengan Ac Milan”...
(Josep Guardiola, FC Barcelona coach)
“Saya pikir penelitian ini sungguh realistis!!.. dan saya belum ganti sempak selama seminggu ini”...
(Rio Ferdinand, MUFC Player)
“Saya pikir dia bisa menggantikan saya”..
(Arsene wenger, Arsenal coach)
“Bener mas, orang ini memang suka utang disini, gilanya dia mbayar utangnya tiap satu semester sekali”..
(tukang angkringan sebelah rumah)

Berikut ini hasil penelitian saya yang sudah memakan waktu sampai dua jam kemarin (agak gak meyakinkan sebenarnya buat sebuah penelitian).
 “DISCOURSE of JOINT ACTIVITY NEGATIVENNESS COMMONLY ORDINARY KNOWLEDGE TEENAGERS HABBITS IN SUICIDE” (DJANCOK THIS)
Inilah beberapa penyebab mengapa remaja bisa berpikir sedangkal aliran got, lalu memilih bunuh diri untuk menyelesaikan masalahnya:

 1.  KONFLIK KELUARGA
Yeah, men, ini adalah salah satu alasan paling klasik buat sebagian remaja untuk lari dari kenyataannya,terlalu klasik bahkan udah ada sejak jaman Ken Arok belum lulus kuliah. Dalam sebuah keluarga yang terbilang broken home (rumah yang patah, kok jadi terdengar seperti sarang rayap di `sebatang kayu?!), seorang remaja yang berada dalam posisi ini akan selalu merasa kalau dirinya selalu tidak diterima oleh keluarganya sendiri, dan seolah-olah anggota keluarga lain selalu memikirkan diri sendiri. Ini ironis mengingat anak usia belasan (labil) membutuhkan perhatian lebih dari keluarganya, dan ini tidak ia didapat dari sebuah keluarga yang patah (broken).

Masalah ini memang cukup rumit apalagi buat remaja yang labil dan masih terlalu gampang buat dipengaruhi oleh hal-hal negatif dunia luar, dan masalah keluarga adalah satu faktor pemberatnya.. ibarat pancingan dan pemberatnya, tanpa umpan cacing kering, mana bisa dapet ikan yang besar (ini maksudnya apa??).

Saran:
Satu-satunya hal yang bisa kita lakukan sebagai remaja pasca-labil (lebih dewasa) kalau menemukan remaja labil seperti ini disekitar kita adalah; dekati mereka, ajak ngobrol heart-to-heart. Pahami masalahnya, hibur mereka, dan jadilah sebagai kakak yang baik buat ababil ini. Tapi sekali-kali jangan pernah berpikir buat mencopetnya, walaupun kita lagi butuh banget uang, pokoknya jangan.

2.  DITOLAK DAN DIKUCILKAN DARI PERGAULAN
Ini adalah keniscayaan kalau kamu masih belum menghentikan kebiasaan dan pekerjaan lamamu, yaitu= mencopet, mencalo, menjoki 3in1, menjadi gigolo, merampok, atau memalak.. percayalah saudaraku, gak akan ada hal yang bisa menyelamatkanmu dari kenyataan dikucilkan ini.

Sahabat itu segalanya, iyapps,, bener banget. Apapun yang kita lakukan akan lebih berarti kalau dilakukan dengan sahabat. Ibarat pepatah, tak ada rotan akarpun jadi.. entah apa itu artinya.

Saran:
Kita memang punya teman atau sahabat yang berarti, tapi kita juga punya diri sendiri dan keluarga yang lebih berarti. Jadi, selagi masih berbuat yang terbaik yang kita bisa untuk teman-teman, pasti mereka juga akan membalas sesuai dengan yang sudah kita perbuat. Dengan begitu tidak ada lagi alasan teman kita buat menjauhi kita, walaupun kita membagi waktu kita selain untuk teman kita juga untuk keluarga dan diri sendiri.

3.  MERASA DIPERMALUKAN
Nomor ini khusus untuk yang masih punya kemaluan, eh, maksudnya punya rasa malu. Karena percuma menjelaskan ini pada orang yang gak punya malu (sejujurnya saya juga gak paham, tapi masih punya kemaluan kok). Sebenarnya ini masalah yang simple, tapi bisa jadi masalah besar karena kita sedang membicarakan remaja, yang labil dan gak punya pendirian.

Dipermalukan ini bisa bermacam-macam bentuknya, seperti dipermalukan oleh teman sendiri, oleh pacar, atau dipermalukan oleh orang tua sendiri karena ortu sering ngomong ke tetangga kalo anaknya masih sering ngompol. Misalnya ketika kita pas SMA kelas tiga ada seorang teman yang membocorkan rahasia kalo kita ternyata belum disunat. Daripada menanggung aib yang memang memalukan ini, lebih baik melakukan harakiri (bunuh diri cara Jepang)

Saran:
Daripada memikirkan perkataan orang lain atau teman yang justru akan menyesatkan, lebih baik sering-seringlah mampir ke blog ini.. hehe, dijamin akan jadi pengen lebih cepat bunuh diri.

4.  KONFLIK DENGAN PACAR atau PATAH HATI
Sebenarnya saya gak punya kompetensi untuk menjelaskan nomor ini, mengingat... ah sudahlah. Tapi berdasarkan pengalaman pribadiku sendiri, memang hal ini sangat-sangat berpengaruh terhadap segala gejala yang dilakukan oleh remaja. Seperti saat satu teman sedang jatuh cinta atau baru saja jadian, pasti mereka akan baik sekali dan dikit-dikit menraktir kita. Ini akan berbeda kalau teman kita ini baru saja putus atau ditolak cintanya, boro-boro dia mau menraktir, masih punya niat untuk hifup saja sudah bersyukur banget.

"bila kau mati, ku juga mati”..
“aku adalah kamu, ini lebih dari cinta tapi ini adalah panggilan jiwa, jadi kamu adalah pemanggil jiwaku”...
“kalau kamu bunga aku jadi kumbangnya, dan kalau kamu kumbang aku adalah sepedanya (sepeda kumbang)”..........

Jadi kalau sekarang teman-teman masih dengar kata-kata ini dari pacar, jangan percaya, sekali lagi JANGAN PERCAYA. Lebih baik saat doi lagi ngomong ini, siap-siaplah lem alteco, saat mereka lagi mangap-mangap nggombal, semprotlah mulutnya dengan lem alteco.

Saran:
Pacaran itu enak, tapi lebih enak jadi jomblo, apapun alasannya. Hidup JOSER!!....

5.  TAKUT MENGHADAPI UJIAN
Ini adalah alasan bunuh diri paling absurd menurut saya. Walaupun saya tidak bilang kalau ujian, apalagi ujian hidup (hallah) adalah hal yang mudah. Tapi kalau kita sampai stres bahkan bunuh diri sebelum menghadapi ujian, ini adalah ironi. Kita menyerah justru disaat kita sedang menyiapkan segalanya untuk masa depan kita. Dan orang-orang yang menyerah sebelum berperang adalah pecundang.

Hal seperti ini mulai banyak ditemukan saat sistem ujian kita menggunakan sistem Ujian Nasional (UN). Memang, tanpa kita sadari para remaja banyak mengalami penuaan dini saat menjelang ujian. Seperti; sering pikun, pakai sempak diluar atau gak pake celana saat berangkat sekolah.  Rambut rontok, apalagi kalau kamu sampoan pake aki. Keriput di wajah, karena terlalu berlebihan pake make-up buat mangkal.

Saran:
Berpikirlah positif dan tetap bekerja tekun. Kerja keras kalau tidak dengan tekun sama juga bohong, dan berpikir positif menjaga kita untuk tetap bekerja keras dengan tekun, apapun bentuk ujiannya.
Take it easy.. tidak ada ujian yang tidak bisa dilewati kecuali ujian SIM tanpa calo.


Nah, lima nomor itulah hasil penelitian saya selama dua jam dua tiga menit. Kita adalah anak muda, di pundak kitalah semua cita-cita dan mimpi kita dan orang tua kita sandarkan. Dan tentunya kita juga tidak akan tega kalau melihat orang tua kita sedih hanya gara-gara kebodohan kita dalam menghadapi satu masalah.

Dan yang pasti hal-hal seperti: nyilet-nyilet tangan, ngemix kopi capuccino dengan baygon cair, sarapan racun tikus, gantung diri pake kabel curian, ataupun bakar diri seharusnya menjadi hal-hal paling bodoh yang pernah kita dengar. Jangan sampai masa depan yang sudah kita usahakan sampai disini ini hanya sia-sia saja.

Sekian, semoga bermanfaat. Kalau tidak bermanfaat, bakar saja laptop atau desktop nya!!.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar